MALANG— Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang menggelar silaturahim bersama para kiai, pengasuh pondok pesantren, Ketua RT/RW di wilayah kecamatan Blimbing dan jajaran pengurus partai di Pondok Pesantren I’anatut Tholibin, Selasa (29/7/2026) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIB itu menjadi ajang mempererat hubungan PKB dengan kalangan pesantren sekaligus menegaskan komitmen partai dalam menjaga nilai-nilai perjuangan yang berakar dari tradisi Nahdlatul Ulama (NU).
Pengasuh Pondok Pesantren I’anatut Tholibin, KH. Drs. Syaifuddin Zuhri, menegaskan bahwa PKB harus terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan partai tidak hanya diukur dari capaian politik elektoral, tetapi juga dari kontribusinya dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
"PKB harus bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Ketika PKB membesarkan manfaat untuk rakyat, maka kursi PKB juga akan semakin banyak," ujar KH Zainudin Zuhri.
Ia menilai, kepercayaan masyarakat akan tumbuh apabila kader-kader PKB mampu menunjukkan kerja nyata dan konsisten memperjuangkan kepentingan publik.
Sementara itu, Ketua Dewan Syura PKB Kota Malang, KH Nursalim Mafa, mengingatkan seluruh kader mengenai hubungan historis yang tidak dapat dipisahkan antara Nahdlatul Ulama dan PKB. Menurutnya, nilai-nilai ke-NU-an harus tetap menjadi fondasi dalam setiap langkah perjuangan partai.
"PKB adalah anak kandung sah NU," tegas KH Nursalim Mafa.
Ia berharap seluruh kader terus menjaga identitas, semangat pengabdian, dan nilai perjuangan yang telah diwariskan para ulama sebagai bekal dalam mengabdi kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC PKB Kota Malang, Hikmah Bafaqih, mengatakan bahwa PKB memiliki berbagai gagasan besar untuk mendorong kemajuan Kota Malang. Namun, menurutnya, seluruh cita-cita tersebut masih terus dimatangkan melalui proses musyawarah bersama seluruh elemen partai.
"PKB ke depan punya banyak mimpi di Kota Malang. Untuk saat ini masih kita rangkai bersama," kata Hikmah.
Ia menambahkan, pesantren memiliki peran strategis sebagai pusat pembentukan karakter bangsa sekaligus penjaga nilai-nilai moral. Karena itu, seluruh kader PKB memiliki tanggung jawab untuk menjaga kehormatan dan marwah pesantren.
"Kami semua mempunyai tanggung jawab untuk menjaga marwah pesantren," ujarnya.
Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, DPC PKB Kota Malang berharap hubungan antara partai, ulama, dan pesantren semakin erat. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pilar pembangunan karakter dan peradaban bangsa.
Ikuti kami di sosial media untuk informasi terbaru