PKB Jatim Bergerak Cepat Pasca Muscab, Calon Ketua DPC Harus Lolos Seleksi Profesional

PKB Jatim Bergerak Cepat Pasca Muscab, Calon Ketua DPC Harus Lolos Seleksi Profesional

PKB Jatim Bergerak Cepat Pasca Muscab, Calon Ketua DPC Harus Lolos Seleksi Profesional

PKB Jatim Bergerak Cepat Pasca Muscab, Calon Ketua DPC Harus Lolos Seleksi Profesional

PKB Jatim Bergerak Cepat Pasca Muscab, Calon Ketua DPC Harus Lolos Seleksi Profesional

PKB KOTA MALANG – Kota Malang, Pasca rampungnya Musyawarah Cabang (Muscab) serentak di 38 kabupaten/kota, Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur tak membuang waktu. Konsolidasi langsung digeber dengan langkah serius: seluruh bakal calon Ketua DPC diwajibkan mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) yang dirancang ketat dan melibatkan pihak eksternal.

Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Multazamudz Dzikri, menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar rutinitas lima tahunan atau seremoni pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, forum ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh sekaligus penyaringan kader terbaik yang benar-benar lahir dari basis akar rumput.

“Ini bukan hanya soal pergantian struktur. Kami ingin memastikan kinerja pengurus sebelumnya terukur, sekaligus merumuskan arah program yang lebih konkret dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Meski proses penjaringan melibatkan Tim 7 dari DPP dan DPW, Multazam memastikan aspirasi kader di tingkat bawah tetap menjadi pijakan utama melalui mekanisme rapat pleno. Namun, ia mengingatkan, nama-nama yang muncul belum tentu otomatis melenggang. Semua kandidat tetap harus membuktikan kualitasnya melalui tahapan seleksi yang objektif.

Keseriusan ini ditunjukkan dengan menggandeng Universitas Negeri Malang sebagai mitra independen. Pada 10–11 April, para kandidat menjalani psikotes intensif yang ditangani langsung oleh tim profesional dari Fakultas Psikologi.

Langkah ini menjadi penegasan bahwa PKB Jatim ingin memastikan kepemimpinan di tingkat daerah tidak hanya kuat secara politik, tetapi juga matang secara psikologis dan manajerial.

“Standar kepemimpinan harus teruji secara objektif. Karena itu, kami libatkan lembaga akademik agar proses ini benar-benar kredibel,” tambah Multazam.

Setelah melewati tahap psikologi, para kandidat akan masuk fase berikutnya yang tak kalah krusial. Pada tahap ini, loyalitas terhadap garis perjuangan partai serta ketajaman visi dan misi akan menjadi indikator utama. Prosesnya pun dipastikan sangat selektif, hanya mereka yang lolos verifikasi internal yang dapat melanjutkan.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Malang, Fatchullah yang akrab disapa Abah Fat, menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah pelaksanaan UKK tingkat Jawa Timur. Ia menegaskan komitmen untuk memastikan seluruh proses berjalan profesional dan bermartabat.

Di Kota Malang sendiri, terdapat sembilan nama yang siap bersaing memperebutkan kursi kepemimpinan. Di antaranya Saniman Wafi, Ike Kesnawati, Putri Aidillah Nurfitriyah Kriswanto, Arief Wahyudi, Fathol Arifin, Muhammad Anas Muttaqin, Fatchullah, Ahmad Farih Sulaiman, hingga Hikmah Bafaqih.

Dengan mekanisme seleksi berbasis kompetensi ini, PKB Jatim tampak ingin mengirim pesan kuat: kepemimpinan partai ke depan tidak lagi sekadar soal popularitas, melainkan tentang kapasitas, integritas, dan kesiapan menghadapi tantangan politik yang semakin kompleks.

“Kami siap menyukseskan seluruh tahapan ini agar transisi kepemimpinan berjalan profesional, sekaligus memperkuat posisi PKB di masa mendatang,” tutup Abah Fat. (*)

Facebook
LinkedIn
WhatsApp
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top